" Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kepada jalan yang benar) " (Q.S. Ar-Rum : 41)
menu  

DAMPAK

E. Pengaruh terhadap Kesehatan Manusia

  1. Perubahan iklim yang begitu singkat dapat menyebabkan kekebalan tubuh manusia menurun. Tentunya hal itu mempengaruhi kesehatan manusia terhadap penyakit-penyakit tular vector, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria. Dalam kasus DBD ini dipengaruhi oleh curah hujan, semakin tinggi curah hujan maka semakin tinggi pula orang yang terjangkit penyakit DBD. Saat ini, 45 % penduduk dunia tinggal di daerah yang rawan terhadap nyamuk pembawa parasit malaria. Persentase ini akan meningkat 60% seiring dengan meningkatnya temperature bumi.

  2. Lebih banyak orang yang terkena penyakit atau meninggal karena stress panas.

  3. Meningkatnya insiden alergi dan penyakit pernapasan karena udara yang lebih hangat kan memperbanyak polutan, spora mold dan serbuk sari.

  4. Meningkatnya penyakit-penyakit tropis lainnya, seperti demam kuning dan enchepalitis.

  5. Di Indonesia kurang lebih 70 % pencemaran udara disebabkan oleh emisi kendaraan bermotor. Sehingga hal ini berdampak seringnya manusia terjangkit pernyakit pernapasan, karena udara telah tercemar.

 

Kota Jakarta yang sangat berpolusi menyebabkan tingkat kesehatan masyarakatnya pun rendah.

 

ke halaman utama      
ke penjelasan      
ke damapak    
Anda Pengunjung ke-
JAM
 
KOMENTAR

ShoutMix chat widget

ke pencegahan  
ke pemda  
tentang aku  
galeri  
   
Kalender
 
Free Blog Content

 
   

Pojok Pengetahuan

 

_Pohon Pernikahan_
Di Sulawesi Utara pasangan yang baru menikah diwajibkan untuk menanam satu pohon.

_Komputer dan Global Warming_
Lupa mematikan komputer saat tidak
digunakan adalah sebuah pemborosan yang sangat besar
dan mengancam kehidupan di atas bumi yang kita tinggali
saat ini. Satu barrel minyak (setara dengan 42 gallon)
mampu memproduksi daya  listrik sekitar 556 KWh

_Polusi Udara_
Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun sekitar 3 juta orang meninggal karena polusi udara (sekitar 5% dari 55 juta orang yang meninggal setiap tahun di dunia)

_Kota Kotor_
 China, India, dan Rusia merupakan negara yang menduduki enam dari total 10 peringkat kawasan terpolusi di dunia, menurut lembaga pemantau lingkungan hidup Blacksmith Institute pada pertengahan September 2007.
Pittsburgh merupakan kota terburuk kondisi udaranya.

_Kota beracun_
Ukraina, Zambia, Peru, Azarbaijan, Kenya, Argentina, Bangladesh, Meksiko, dan Filipina merupakan kawasan yang sangat beracun dan berbahaya buat kesehatan manusia.

_Pencairan Es_
Benua Antartika mengandung hampir 90 persen es di seluruh dunia. Jika dicairkan, seluruh es Antartika cukup untuk memenuhi tiga perempat kebutuhan air minum di seluruh dunia.

_Kutub Utara dan Kutub Selatan_
Hanya di Arktik saja beruang kutub bisa ditemukan secara alami. Mungkin ini juga alasan paling kuat mengapa penguin yang hanya ditemukan di kutub selatan tidak pernah menggunakan sayapnya untuk terbang. Hidup di wilayah kekuasaan masing-masing, penguin dan beruang kutub sama-sama makan ikan dan menempati puncak rantai makanan.

Benua Antartika jauh lebih dingin daripada Arktik sehingga bahkan terdapat lapisan es di sana yang tidak pernah meleleh sepanjang sejarah. Temperatur rata-ratanya -49 derajat Celcius. Suhu terdingin pernah tercatat pada 21 Juli 1983 sebesar -89,6 derajat Celcius di Stasiun Vostok, dekat kutub geomagnetik selatan. Sementara Arktik memiliki temperatur rata-rata lebih tinggi sekitar -34 derajat Celcius.

 
   
   
Web ini dibuat bulan November 2008 _HKH_
tampilan terbaik menggunakan Firefox.