" Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kepada jalan yang benar) " (Q.S. Ar-Rum : 41)
menu  

Pemanasan dan Pendinginan Global >Zat Pencemar Udara

<previous

JENIS-JENIS ZAT PENCEMAR UDARA

  1. Karbon monoksida
    Zat ini paling banyak menyebabkan pencemaran udar. Kabon monoksida dihasilkan akibat proses pembakaran tidak sempurna dari bahan-bahan karbon yang digunakan sebagai bahan bakar, misalnya pembakaran bahan bakar minyak pada kendaran dan pada industry. Dampak terhadap kesehatan dengan
    tingginya karbon monoksida dapat menyebabkan seseorang keracunan gas ini. CO yang masuk kedalam tubuh akan membentuk karboksihemoglobin (COHb) dalam darah yang menyebabkan fungsi Hb untuk mengangkut oksigen terganggu. Akibat lebih lanjut akan terjadi penurunan berat badan janin, berkurangnya intelegensi otak anak dan peningkatan jumlah kematian bayi serta anak.
  2. Nitrogen Oksida (NOx)
    NOx diemisikan dari pembakaran pada temperature tinggi, sebagai hasil dari reaksi nitrogen dengan oksigen. Nitrogen oksida yang bereaksi dengan asap bensin yang tidak terbakar sempurna dan zat hidrokarbon lain akan membentuk ozon rendah atau smog kabut berawan cokelat kemerahan. Karena kendaraan bemotor banyak terdapat di kota-kota besar makaterbentuknya ozon rendah pun banyak terjadi di kota-kota tersebut.
    Setelah bereaksi dengan atmosfer, zat tersebutmembentuk partikel-partikel nitrat yang amat halus yang dapat menembus bagian terdalam paru-paru. Oleh karenanya, bila partikel ini dihiru oleh manusia dapat menyebabkan kerusakan paru-paru.  Tercatat bahwa dengan penggunaan HFO (Heavy Fuel Oil) bahan bakar yang biasa digunakan dikapal menyumbangkan emisi NOx sebesar 20-30%.
  3. Oksida Sulfur (SOx)
    Emisi SOx  terbentuk dari fungsi kandungan sulfur dalam bahan bakar. Selain itu, kandungan Sulfur dalam pelumas juga menjadi penyebab terbentuknya SOx  emisi. Struktur sulfur terbentuk pada ikatan aromatic dan alkyl. Pengaruh terhadap kesahatan dari sulfur menyebabkan penyakit pernapasan seperti bronchitis, dan kanker paru-paru. Salah satu jenis gas ini adalah SO3 yang dapat menimbulkan serangan asma. Gas ini pun jika bereaksi diatmosfer akan membentuk zat asam.
  4. Emisi Hidrokarbon (HC)
    Emisi hidrokarbon terbentuk akibat pembakaran yang tidak sempurna, tidak terbakarnya minyak pelumas pada silinder mesin. Emisi HC pada bahan bakar HFO yang biasa digunakan pada mesin diesel besar akan lebih sedikit jika dibandingkan dengan mesin diesel yang berbahan bakar diesel oil (DO). Emisi HC ini akan menghasilkan karbon dioksida dan beberapa senyawa, diantaranya mengandung Pb(timbal) bila menggunakan bahan bakar bensin atau S (sulfur) bila menggunakan solar. Hasil emisi HC tersebut dapat mempengaruhi kesehatan manusia karena dapat menyebabkan leukemia dan kanker.
  5. Particulate Matter (PM)
    Partikel debu dalam emisi das buang terdiri dari berbagai macam komponen padat maupun berbentuk cairan yang mengendap dalam partikel debu. Dalam debu tersebut terkandung debu sendiri dan beberapa kandungan metal oksida. Dalam proses ekspansi selanjutnya di atmosfer kandungan metal dan debu tersebut membentuk parikular keluar dari cerobong adalah butiran-butiran halus yang daoat menembus bagian terdalam pada paru-paru sehingga mengganggu kesehatan.

 

 

 

ke halaman utama      
ke penjelasan      
ke damapak    
Anda Pengunjung ke-
JAM
 
KOMENTAR

ShoutMix chat widget

ke pencegahan  
ke pemda  
tentang aku  
galeri  
   
Kalender
 
Free Blog Content

 
   

Pojok Pengetahuan

 

_Pohon Pernikahan_
Di Sulawesi Utara pasangan yang baru menikah diwajibkan untuk menanam satu pohon.

_Komputer dan Global Warming_
Lupa mematikan komputer saat tidak
digunakan adalah sebuah pemborosan yang sangat besar
dan mengancam kehidupan di atas bumi yang kita tinggali
saat ini. Satu barrel minyak (setara dengan 42 gallon)
mampu memproduksi daya  listrik sekitar 556 KWh

_Polusi Udara_
Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun sekitar 3 juta orang meninggal karena polusi udara (sekitar 5% dari 55 juta orang yang meninggal setiap tahun di dunia)

_Kota Kotor_
 China, India, dan Rusia merupakan negara yang menduduki enam dari total 10 peringkat kawasan terpolusi di dunia, menurut lembaga pemantau lingkungan hidup Blacksmith Institute pada pertengahan September 2007.
Pittsburgh merupakan kota terburuk kondisi udaranya.

_Kota beracun_
Ukraina, Zambia, Peru, Azarbaijan, Kenya, Argentina, Bangladesh, Meksiko, dan Filipina merupakan kawasan yang sangat beracun dan berbahaya buat kesehatan manusia.

_Pencairan Es_
Benua Antartika mengandung hampir 90 persen es di seluruh dunia. Jika dicairkan, seluruh es Antartika cukup untuk memenuhi tiga perempat kebutuhan air minum di seluruh dunia.

_Kutub Utara dan Kutub Selatan_
Hanya di Arktik saja beruang kutub bisa ditemukan secara alami. Mungkin ini juga alasan paling kuat mengapa penguin yang hanya ditemukan di kutub selatan tidak pernah menggunakan sayapnya untuk terbang. Hidup di wilayah kekuasaan masing-masing, penguin dan beruang kutub sama-sama makan ikan dan menempati puncak rantai makanan.

Benua Antartika jauh lebih dingin daripada Arktik sehingga bahkan terdapat lapisan es di sana yang tidak pernah meleleh sepanjang sejarah. Temperatur rata-ratanya -49 derajat Celcius. Suhu terdingin pernah tercatat pada 21 Juli 1983 sebesar -89,6 derajat Celcius di Stasiun Vostok, dekat kutub geomagnetik selatan. Sementara Arktik memiliki temperatur rata-rata lebih tinggi sekitar -34 derajat Celcius.

 
   

 

   
Web ini dibuat bulan November 2008 _HKH_
tampilan terbaik menggunakan Firefox.