KOTA SURABAYA
Sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia, Surabaya juga mengalami permasalahan emisi gas rumah kaca. Tingginya emisi gas rumah kaca disinyalir diakibatkan pemanfaatan energy yang tidak efisien, pencemaran udara, gas di landfill (TPA) yang belum dimanfaatkan dan pengelolaan limbah yang tidak maksimal. Surabaya merupakan pusat industry dan perdagangan setelah Jakarta dengan luas 32.600 ha. Pemerintah Kota Surabaya telah berupaya sebagai berikut
Penggunaan kendaraan bermotor yang semakin tinggi menyebabkan bertambahnya emisi gas rumah kaca dan cara alternative untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah sebagai berikut :
Metode komposting Takakura, metode yang paling sering digunakan di surabaya
Canon Canon LaserClass 9500ms
ShoutMix chat widget
Pojok Pengetahuan
_Pohon Pernikahan_ Di Sulawesi Utara pasangan yang baru menikah diwajibkan untuk menanam satu pohon.
_Komputer dan Global Warming_ Lupa mematikan komputer saat tidak digunakan adalah sebuah pemborosan yang sangat besar dan mengancam kehidupan di atas bumi yang kita tinggali saat ini? Satu barrel minyak (setara dengan 42 gallon) mampu memproduksi daya listrik sekitar 556 KWh
_Polusi Udara_ Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun sekitar 3 juta orang meninggal karena polusi udara (sekitar 5% dari 55 juta orang yang meninggal setiap tahun di dunia)
_Kota Kotor_ China, India, dan Rusia merupakan negara yang menduduki enam dari total 10 peringkat kawasan terpolusi di dunia, menurut lembaga pemantau lingkungan hidup Blacksmith Institute pada pertengahan September 2007. Pittsburgh merupakan kota terburuk kondisi udaranya.
_Kota beracun_ Ukraina, Zambia, Peru, Azarbaijan, Kenya, Argentina, Bangladesh, Meksiko, dan Filipina merupakan kawasan yang sangat beracun dan berbahaya buat kesehatan manusia.
_Pencairan Es_ Benua Antartika mengandung hampir 90 persen es di seluruh dunia. Jika dicairkan, seluruh es Antartika cukup untuk memenuhi tiga perempat kebutuhan air minum di seluruh dunia.
_Kutub Utara dan Kutub Selatan_ Hanya di Arktik saja beruang kutub bisa ditemukan secara alami. Mungkin ini juga alasan paling kuat mengapa penguin yang hanya ditemukan di kutub selatan tidak pernah menggunakan sayapnya untuk terbang. Hidup di wilayah kekuasaan masing-masing, penguin dan beruang kutub sama-sama makan ikan dan menempati puncak rantai makanan. Benua Antartika jauh lebih dingin daripada Arktik sehingga bahkan terdapat lapisan es di sana yang tidak pernah meleleh sepanjang sejarah. Temperatur rata-ratanya -49 derajat Celcius. Suhu terdingin pernah tercatat pada 21 Juli 1983 sebesar -89,6 derajat Celcius di Stasiun Vostok, dekat kutub geomagnetik selatan. Sementara Arktik memiliki temperatur rata-rata lebih tinggi sekitar -34 derajat Celcius.